Rusia Melikuidasi 71% Emas Dana Kekayaan untuk Membiayai Kekurangan Anggaran
2026-01-27
Dalam langkah yang drastis, Rusia telah melikuidasi 71% dari cadangan emas Dana Kekayaan Nasional (NWF) untuk membiayai upaya perang dan menutupi defisit anggaran yang semakin besar.
Seiring dengan sumber pendapatan tradisional yang melemah akibat sanksi internasional dan penurunan tajam harga minyak, emas telah menjadi aset penting bagi Kremlin.
Deplesi cadangan emas NWF, yang turun dari 554,9 ton metrik pada Mei 2022 menjadi hanya 160,2 ton pada Januari 2025, adalah tanda dari perjuangan keuangan yang terus menerus di negara tersebut.
Penjualan emas yang sedang berlangsung ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengelola defisit anggaran Rusia, yang membengkak pada tahun 2025 akibat tekanan ekonomi ini.
Ringkasan Utama
- Rusia telah menjual 71% dari cadangan emasnya dari Dana Kekayaan Nasional untuk mengelola defisit anggaran yang terus meningkat.
- Krisis keuangan negara, yang diperburuk oleh sanksi dan penurunan harga minyak, telah memaksa Kremlin untuk menghabiskan cadangan emas kedaulatan.
- Pada tahun 2026, Dana Kekayaan Nasional Rusia mungkin akan menghadapi pengurangan lebih lanjut, dengan hingga 60% dari cadangan likuid yang tersisa digunakan untuk membiayai perang dan proyek negara.
Kepunahan Dana Kekayaan Nasional

Dana Kekayaan Nasional (NWF), yang dulunya menjadi fondasi stabilitas keuangan Rusia, telah terkuras selama beberapa tahun terakhir.
Between May 2022 and January 2025, cadangan emas dikurangi lebih dari 70%, dan ketergantungan Rusia pada likuidasi emas hanya semakin meningkat.
Reserve ini dulunya dimaksudkan untuk menyediakan bantalan terhadap ketidakstabilan ekonomi, tetapi sekarang mereka digunakan untuk mengisi kekosongan yang disebabkan oleh penurunan pendapatan minyak dan putaran baru sanksi internasional.
Dengan ekonomi Rusia yang tertegun di bawah sanksi, pemerintah pusat beralih ke cadangan emas kedaulatannya sebagai langkah darurat.
NWF telah mengalami penurunan pada tahun 2023, dengan 196 ton emas terjual—sekitar sepertiga dari cadangan pada saat itu.
Situasi memburuk pada tahun 2024, ketika 171 ton lagi dijual, mendorong NWF ke level yang sangat rendah.
Dampak Sanksi dan Penurunan Harga Minyak

Penurunan harga minyak telah memperburuk masalah keuangan Rusia. Data dari Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa pendapatan minyak dan gas Rusia turun sebesar 25% pada tahun 2025, suatu kekurangan yang menciptakan kesenjangan fiskal yang signifikan.
Ini adalah kontras yang mencolok dengan harapan anggaran awal, yang didasarkan pada harga minyak yang lebih tinggi. Menyusul hal ini, Kremlin mulai menjual mata uang asing dan aset emas dengan tingkat yang mengkhawatirkan sebesar 12,8 miliar rubel per hari.
Baca Juga: Strategi Perdagangan Berjangka untuk Pemula: Panduan Sederhana untuk Memulai
Jikakondisi pasarTetap sama, Rusia mungkin akan menghabiskan hingga 60% dari cadangan likuidnya yang tersisa pada tahun 2026 untuk membiayai belanja negara. Defisit fiskal pemerintah untuk tahun 2025 mencapai 5,7 triliun rubel, lima kali lebih besar daripada yang direncanakan sebelumnya.
Dengan tidak adanya pemulihan signifikan dalam harga minyak yang terlihat, Rusia menghadapi krisis keuangan yang berkelanjutan yang dapat memburuk dalam beberapa tahun mendatang.
Kesimpulan
Penjualan emas dari Dana Kekayaan Nasional Rusia menegaskan beratnya krisis keuangan yang sedang berlangsung di negara tersebut. Dengan sanksi, pasar minyak yang menyusut, dan pengeluaran militer yang menguras ekonomi, prospek keuangan Rusia tetap tidak menentu.
Saat negara tersebut terus menjual cadangannya, masa depan kekayaan kedaulatannya tetap tidak pasti.
Untuk mereka yang tertarik dengan lanskap keuangan global yang terus berkembang, termasuk peluang investasi selama masa-masa seperti ini, jelajahi Bitrue Exchangeuntuk perdagangan atau baca wawasan terbaru tentang Bitrue Blog.
FAQ
Mengapa Rusia menjual cadangan emasnya?
Rusia menjual cadangan emasnya untuk membiayai upaya perang dan menutupi defisit anggaran yang semakin membengkak akibat sanksi dan penurunan harga minyak.
Berapa banyak cadangan emas Rusia yang telah dijual?
Rusia telah melikuidasi 71% dari cadangan emasnya dari Dana Kekayaan Nasional, mengurangi stoknya dari 554,9 ton menjadi hanya 160,2 ton.
Apa saja alasan utama di balik masalah keuangan Rusia?
Masalah keuangan tersebut berasal dari sanksi internasional, penurunan harga minyak yang signifikan, dan biaya yang terus berlangsung akibat perang di Ukraina.
Berapa banyak emas yang mungkin dijual Rusia pada tahun 2026?
Rusia diperkirakan akan menghabiskan hingga 60% dari cadangan likuidnya yang tersisa pada tahun 2026, berpotensi mencairkan lebih banyak aset emas dan mata uang asing.
Apa artinya ini untuk stabilitas keuangan Rusia di masa depan?
Degradasi cadangan kedaulatan yang terus berlanjut menunjukkan tekanan keuangan yang lebih lanjut, membuat stabilitas fiskal jangka panjang Rusia menjadi tidak pasti tanpa pemulihan pendapatan minyak.
Penafian: Pandangan yang diungkapkan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas akurasi atau kesesuaian informasi yang diberikan. Informasi ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan atau investasi.
Penafian: Konten artikel ini tidak memberikan nasihat keuangan atau investasi.




