Penjelasan Open Interest Crypto, Lengkap dengan Semua Skenario
2026-01-21
Minat terbuka adalah salah satu indikator yang paling diperhatikan di pasar derivatif kripto.
Ini mengukur jumlah total kontrak yang belum diselesaikan, sepertifuturesdan opsi, yang tetap terbuka pada waktu tertentu.
Para trader menggunakan open interest untuk mengukur likuiditas, partisipasi pasar, dan potensi kekuatan tren.
Minat terbuka yang meningkat atau menurun dapat menunjukkan perubahan dalam sentimen, tetapi menginterpretasikannya memerlukan konteks.
Poin Utama
Minat terbuka melacak jumlah kontrak derivatif aktif yang belum ditutup atau diselesaikan.
Meningkatnya minat terbuka menunjukkan adanya uang baru yang masuk ke pasar, sementara menurunnya OI menandakan likuidasi.
Ketertarikan terbuka yang tinggi sering kali berarti likuiditas yang kuat, tetapi itu tidak selalu menjadi sinyal bullish.
Temukan artikel mendalam, analisis ahli, dan tren pasar terbaru diBlog Bitrue.
Siap untuk membawa perjalanan kripto Anda ke langkah selanjutnya?Daftar sekarang di Bitrue
Apa Itu Minat Terbuka dalam Crypto?
Berbeda dengan volume perdagangan, yang menghitung transaksi, minat terbuka mencerminkan berapa banyak posisi yang masih aktif.
Contohnya, jika seorang trader membuka 10 kontrak berjangka Bitcoin dan tidak ada yang ditutup, minat terbuka (open interest) meningkat sebesar 10. Jika kontrak tersebut kemudian ditutup, OI akan berkurang sesuai dengan itu.
Tindakan ini sangat penting karena menunjukkan apakah modal mengalir ke dalam atau keluar dari pasar.
OI yang meningkat menunjukkan partisipasi baru, sementara OI yang menurun mengindikasikan trader sedang keluar dari posisi.
Bursa biasanya menerbitkan data minat terbuka untuk kontrak berjangka permanen utama, memberikan pedagang pandangan waktu nyata tentang aktivitas pasar.
Kredit: abovethegreenline.com
Baca juga :Tiga Titik Data Kunci untuk Menganalisis Tren Pasar Bitcoin
Apa yang Terjadi Ketika OI Tinggi?
Ketika minat terbuka tinggi, itu biasanya menandakan likuiditas yang kuat dan partisipasi yang aktif.
Ini dapat memudahkan untuk masuk atau keluar posisi tanpa selisih harga yang besar.
Namun, OI yang tinggi tidak otomatis berarti sentimen bullish. Jika OI meningkat sementara harga turun, itu mungkin mengindikasikan shorting yang agresif.
Sebaliknya, meningkatnya OI dengan harga yang meningkat sering mengonfirmasi momentum bullish.
OI tinggi juga dapat meningkatkan volatilitas.
Jumlah besar posisi yang menggunakan leverage menciptakan risiko likuidasi jika harga bergerak secara tajam.
Pedagang sering memantau OI bersamaan dengan tingkat pendanaan dan volume untuk menilai apakah pasar sudah terlalu panas.
Baca juga :Bitrue Menambahkan Futures Perpetual $1 dengan Leverage Hingga 10x — Apa yang Perlu Diketahui Trader
Apakah Minat Terbuka yang Lebih Tinggi Lebih Baik?
Minat terbuka yang lebih tinggi umumnya lebih baik untuk
Ini juga menandakan bahwa kontrak menarik perhatian, yang bisa berguna bagi trader yang mencari pasar yang aktif. Namun, OI yang lebih tinggi tidak selalu positif.
Jika itu tumbuh terlalu cepat, itu dapat menunjukkan leverage yang berlebihan atau perdagangan yang padat, yang dapat mendahului koreksi tajam.
Oleh karena itu, sementara OI yang lebih tinggi meningkatkan kondisi perdagangan, hal ini harus dianalisis dengan hati-hati. Trader harus mempertimbangkan apakah peningkatan tersebut sejalan dengan aktivitas pasar yang sehat atau kelebihan spekulatif.
Apakah OI Tinggi Selalu Menjadi Sinyal Bullish?
Tidak, OI tinggi tidak selalu bullish. Meningkatnya OI dapat mengonfirmasi tren, tetapi arah tergantung pada aksi harga.
Jika harga naik seiring dengan meningkatnya OI, ini sering kali mengindikasikan keyakinan bullish yang kuat.
Jika harga turun sementara OI naik, itu menunjukkan keyakinan bearish.
Dengan kata lain, OI menunjukkan partisipasi tetapi tidak arah itu sendiri. Analis sering menggabungkan OI dengan volume dan tren harga untuk menginterpretasikan sentimen dengan lebih akurat.
Baca juga :Apakah Sekarang Waktu yang Baik untuk Membeli Bitcoin? Harga BTC Saat Ini dan Perkiraan
Apakah Open Interest itu Bullish atau Bearish?
Minat terbuka dapat bersifat bullish atau bearish tergantung pada konteksnya. Lonjakan OI selama rally dapat mengonfirmasi kekuatan bullish, sementara lonjakan selama penurunan dapat mengonfirmasi tekanan bearish.
OI yang menurun seringkali menandakan bahwa suatu tren kehilangan momentum, karena para trader menutup posisi.
Pedagang spot juga memperhatikan OI dalam derivatif kripto karena dapat memprediksi volatilitas dalam aset yang mendasarinya.
Contoh Skenario
Seorang trader membuka 10 kontrak berjangka Ethereum, meningkatkan OI sebesar 10.
Trader lain menutup 5 kontrak sementara 10 kontrak baru dibuka, meningkatkan OI sebesar 5.
Jika trader menutup lebih banyak kontrak daripada yang mereka buka, OI akan menurun, menandakan modal meninggalkan pasar.
Skenario-skenario ini menggambarkan bagaimana OI berubah setiap hari dan mengapa itu merupakan ukuran partisipasi yang dinamis.
Kesimpulan
Open interest adalah metrik penting bagi para trader derivatif kripto. Ini mencerminkan likuiditas, partisipasi, dan potensi kekuatan tren, tetapi harus ditafsirkan bersama dengan harga dan volume.
OI tinggi dapat bersifat bullish atau bearish tergantung pada konteks pasar, dan OI yang menurun sering kali menandakan kelelahan tren.
Dengan memahami apa yang terjadi ketika OI tinggi, apakah OI yang lebih tinggi lebih baik, dan apakah minat terbuka bersifat bullish atau bearish, trader dapat membuat keputusan yang lebih informasi di pasar kripto yang volatile.
FAQ
Apa artinya minat terbuka dalam kripto?
Ini adalah total jumlah kontrak berjangka atau opsi yang belum diselesaikan yang tetap aktif di pasar.
Apa yang terjadi ketika OI tinggi?
High OI menandakan likuiditas dan partisipasi yang kuat, tetapi arah tergantung pada tren harga.
Apakah open interest yang lebih tinggi lebih baik?
Ya, itu meningkatkan likuiditas dan kemudahan perdagangan, tetapi OI yang berlebihan dapat menunjukkan leverage yang berisiko.
Apakah OI tinggi selalu menjadi sinyal bullish?
Tidak, peningkatan OI dengan harga yang turun dapat bersifat bearish. Konteks dengan aksi harga sangat penting.
Apakah open interest bersifat bullish atau bearish?
Ini bisa menjadi keduanya. OI yang meningkat dengan harga yang meningkat adalah bullish, sementara OI yang meningkat dengan harga yang turun adalah bearish.
Penafian: Pandangan yang diungkapkan sepenuhnya merupakan milik penulis dan tidak mencerminkan pandangan platform ini. Platform ini dan afiliasinya tidak bertanggung jawab atas akurasi atau kesesuaian informasi yang diberikan. Ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan atau investasi.
Penafian: Konten artikel ini tidak memberikan nasihat keuangan atau investasi.





